Awas! Jangan Sampai Salah Pilih Warna untuk Website Kamu

Momentum Creative Branding Agency

Written by Momentum Creative

“Kira-kira bagaimana ya website yang paling cocok untuk brand saya?”

Berbagai ide pasti muncul ketika kamu sedang mempersiapkan rancangan website untuk bisnis kamu. Mulai dari warna, layout, konten, dan masih banyak detil lainnya. Salah satu komponen yang paling penting dan terlihat adalah warna dari website itu sendiri. Bagaimana cara untuk memilih warna yang sesuai dengan brand kamu? Momentum akan memberikan sedikit info tentang warna apa yang sesuai dengan karakter website yang kamu idamkan.

 

Bagi kamu yang masih pemula, membuat website sebenarnya gampang-gampang susah. Kamu harus membuat sebuah website yang merepresentasikan brand kamu, terkhususnya dalam urusan warna yang digunakan. Ada tiga strategi yang bisa digunakan sebagai pemula untuk memilih warna yang paling tepat untuk website kamu:

 

Pilihlah satu warna kontras yang sesuai dengan warna background utama

 

Jika dianalogikan, anggaplah warna sebagai garam dalam suatu masakan. Kalau tidak ada ada garam pasti akan hambar dan tidak enak. Sama hal juga dengan website yang tidak memiliki sentuhan warna, pastinya akan kurang menarik.

 

Sebagai pemula, kamu bisa menggunakan warna putih atau hitam sebagai warna background utamanya. Setelah itu kamu harus menentukan sebuah warna yang kontras dengan warna background untuk tulisannya sehingga terlihat lebih menonjol.

 

Website Momentum Creative yang menggunakan warna hitam sebagai background, dengan tulisan yang berwarna putih untuk navigation menu, headline dan nomor kontak yang disesuaikan dengan warna logo Momentum. Sedikit tambahan aksen warna kuning sehingga terlihat lebih hidup. Hasilnya website ini terlihat kuat, terpercaya dan elegan.

 

Momentum Creative landing page

 

Gunakan warna primer dan sekunder

 

Website yang hanya dengan menggunakan satu warna mungkin akan terasa membosankan. Kamu boleh menambahkan tambahan warna lain. Jadi, warna utama kamu akan menjadi warna yang primer, di mana penggunaan warna akan lebih banyak banyak dari warna lainnya. Sedangkan warna sekunder adalah warna utama lain yang komposisinya lebih sedikit dari warna primer.

 

Jika dilihat dari website Momentum, warna hitam mendominasi secara keseluruhan dan menjadi warna primer dalam website Momentum. Warna kuning bisa dikatakan sebagai warna sekunder karena mengambil porsi cukup besar juga dalam pewarnaan website ini. Namun keberadaan warna kuning tidak lebih banyak dari warna hitam sebagai warna primer.

 

Warna yang kamu pilih juga bisa disajikan melalui foto

 

Momentum Creative Digital Marketing

 

Sebenarnya pengaturan warna bisa dilakukan untuk bagian manapun dalam websitemu. Semua kembali lagi pada kamu yang akan memutuskan akan bagaimana hasil akhir dari website itu. Yang perlu diingat adalah website yang kamu buat bukan hanya bagus secara estetika, namun juga mampu untuk merepresentasikan brand kamu.

 

Salah satu yang bisa dijadikan pertimbangan adalah foto sebagai salah satu konten dalam website kamu. Gunakan/edit warnanya selaras dengan warna-warna yang sudah ada dalam website. Seperti yang ada pada di website Momentum, foto/grafik yang digunakan selalu berunsur warna hitam, kuning dan putih.

 

Berkaitan dengan strategi yang bisa digunakan untuk pemula, berikut ini beberapa tips yang bisa dijadikan pertimbangan ketika memilih warna untuk website kamu adalah:

 

Mulailah dari apa yang kamu punya

 

Jika yang kamu miliki hanyalah sebuah logo, gunakan saja warna yang sesuai jika dipadupadankan dengan warna logo tersebut. Jangan terlalu memasukkan warna, karena bisa jadi warna yang dipilih sembarangan tidak sesuai dengan gol brand itu sendiri.

 

Sesuaikan dengan target audience

 

Meskipun jika kamu ingin meniru warna suatu website lain yang terlihat menarik, belum tentu bisa diaplikasikan untuk websitemu. Mengapa? Karena bisa saja warna pada website lain tidak sesuai target audience-nya dengan yang kamu punya.

Pikirkan siapa yang akan melihat website dan perasaan yang bagaimana setelah melihat website kamu. Selain itu, juga bisa menyesuaikan dengan kultur daerah atau negara dari target audience kamu. Sebagai contoh, untuk di area yang memiliki kultur negara bagian barat, kamu bisa mencoba menggunakan warna hitam yang merepresentasikan kemewahan dan keberanian.

 

Momentum Creative Services

 

Jangan gunakan warna yang sama dengan brand kompetitor

 

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tidak mungkin kamu tidak mengenal yang namanya kompetitor. Yang sering terjadi adalah brand yang berbeda dalam jenis bisnis yang sama namun memiliki warna yang hampir sama atau bahkan benar-benar sama. Hal ini sebaiknya dihindari, karena bisa jadi nanti target audience kamu sulit membedakan dan bingung mengenali brand kamu.

 

Pilihlah warna yang nyaman dilihat untuk penyandang buta warna

 

Seringkali designer hanya melihat apa yang terlihat bagus secara estetika dan mengesampingkan bahwa di antara mata yang normal, juga ada mata yang spesial. Bagi mereka yang menyandang buta warna, akan sedikit mengalami kesulitan untuk membedakan warna dan sedikit banyak akan berdampak pada konsep bisnis.

 

Contoh yang bisa dijadikan sebagai studi kasus dalam poin yang ini adalah ketika Mark Zuckerberg membuat facebook. For your info, Mark adalah penyandang buta warna. Salah satu alasan mengapa warna utama pada Facebook warna biru adalah karena warna biru yang paling nampak dari sudut pandang matanya Mark.

 

Mungkin ini terkesan hal sepele, namun jangan diabaikan hal kecil yang ternyata memberikan dampak cukup besar. Buatlah sebuah website yang dapat digunakan oleh semua orang.

 

 Momentum Creative's Work

 

Gunakan warna yang merepresentasikan brand itu sendiri

 

Yang terakhir namun tak kalah penting, sebuah brand diciptakan dengan pesannya masing-masing. Setiap pebisnis pasti mempunyai gol yang sama yaitu ingin agar pesan yang terkandung di brand tersebut bisa sampai dengan sempurna kepada setiap yang melihat. Jadi, akan lebih baik jika kamu memilih warna website yang memang benar-benar merepresentasikan brand kamu sendiri dengan mempelajari lebih lanjut mengenai psikologi warna.

 

Nah, untuk kamu yang membutuhkan konsultasi bagaimana membuat sebuah website yang sesuai dengan brand kamu, silahkan klik di sini ya. Free consultation kok, People! Feel free to ask. 

Share This Article:

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn

Our Latest Thoughts

Branding Agency Jakarta

Apa Itu Branding?

Sebenarnya apa sih branding? Hubungannya apa dengan usaha yang sedang kalian jalani? Lalu, haruskah melakukan branding pada usaha kalian? Yuk cari tahu jawabannya, People!

Read More »

Ready to Kickstart Your Business?

Fill the form and our team will contact you within 1×24 hours.

Or you can call/Whatsapp us at

+6281-2300-97323 

for faster response

About Momentum Creative

PT Momentum Kreasi Indonesia adalah agensi branding, design, dan digital marketing berlokasi di Jakarta, Indonesia. Ragam servis yang kami tawarkan adalah corporate identity branding, design/penulisan annual/sustainability report, pembuatan marketing kit (company profile/brosur), hingga pembuatan kalender/agenda/greeting cards.

Our Office

  • Mediterania Garden K/23KG, Jl. Tanjung Duren Raya Kav. 5-9, Jakarta Barat 11470
  • (6221)2933-7142
  • (6281)2300-97-323
  • [email protected]

© PT Momentum Kreasi Indonesia 2018